Main Di Emirates Arsenal Di Tahan Imbang

arsene-wenger

Pasukan meriam London, Arsenal hanya mampu bermain imbang dengan skor kacamata melawan Middlesbrough. Meski bermain di Stadion Emirates, klub yang diasuh oleh Arsene Wenger itu tidak mampu berbicara banyak pada babak ke-9 Liga Inggris beberapa hari lalu.

Bernafsu bisa menang dalam laga tersebut demi menyodok posisi atas dan menggeser City pada klasemen ternyata tidak sesuai harapan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh tuan rumah. Kotak pinalti Middlesbrough menjadi ajang para pasukan meriam London tersebut dalam memborbardir tim tamu.

Dukungan penuh dan sorak-sorak pendukung Arsenal tidak ada henti-hentinya memberikan nyanyian-nyanyian memberi semangat.Kualitas pemain diatas rata-rata yang dimiliki The Gunners ternyata tidak bisa memberikan kemenangan pada laga tersebut.

Bermain setengah lapangan, pasukan Arsene Wenger tidak ada hentinya memberikan tekanan terus menerus terhadap lini pertahana tim tamu.

Memberikan serangan yang mengalir dari segala lini harus kandas beberapa kali dari rapatnya dan disiplinnya para pasukan The Boro (julukan Middlesbrough).

Cara Bermain Arsenal

arsenal-vs-middlesbrough

Hasil imbang tanpa gol yang dilakoni oleh Arsenal telah membuat pelatih mereka merasa kecewa. Gaya permainan dengan umpan-umpan pendek terukur dan cepat ternyata belum bisa memberikan hasil maksimal.

Wenger merasakan kekecewaan karena cara bermain serta strategi yang di terapkan tidak juga membuahkan gol barang satupun hingga pluit babak kedua berakhir.

“Hari ini rekan-rekan di lapangan sedang tidak beruntung. Strategi dan cara mereka bermain sudah sangat bagus tapi tidak ada satupun peluang yang berbuah menjadi gol, untuk kemenangan kami,” kata Wenger memberikan penjelasan kepada media lokal. Rasa kecewanya melihat anak asuhnya itu tidak bisa memberikan satu gol pun, membuat dirinya merasa heran.

Arsenal mengendalikan jalannya pertandingan semenjak pluit babak pertama dibunyikan sampai berakhirnya babak ke-2.

sanchez

Para gelandang pasukan meriam London dengan nyamannya melakukan pergerakan mulai dari lini tengah hingga ke kotak Pinal. Ozil, Walcot, Iwobi dan Sanchez sering membuang banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol untuk memastikan puncak klasemen Liga Inggris.

“Pemain kami selalu memberikan tekanan sepanjangan pertandingan, tapi tidak satupun gol tercipta. Kesalahan terletak pada kami, kurang efiesiennya dalam melakukan penyelesaian menjadi pekerjaan rumah yang harus diperbaiki. Dia (Ozil) terlalu sering memaksakan bermain individu dan Sanchez juga terlalu sering kalah ketika berduel dengan pemain belakang mereka,” jelas Wenger.

Gagal Kudeta City

Arsene Wenger bukan hanya kecewa dengan hasil pertandingan, tapi dirinya juga merasa kesal karena The Gunners juga gagal melakukan kudeta terhadap Man City. Seharusnya jika saja pada laga tersebut, pasukan meriam London bisa meraih tiga poin maka posisi pucuk bisa mereka ambil alih.

“Saya kecewa dengan hasil ini, visi dan misi kita sudah sepakat untuk melengserkan pemuncak klasemen tapi inilah sepakbola tidak tahu kapa anda akan bermain bagus dan menang,” jelas sang pelatih.

Pemain yang di dominasi oleh para pemain muda telah memberikan tenga lebih pada setiap serangan. Arsenal tidak bisa memanfaatkan peluang dan selalu memberikan penyelesaian akhir yang berujung sia-sia.

Melawan Middlesbrough seharusnya bisa menjadi ajang The Gunners dalam meraih tiga poin, tapi sangat disayangkan anak asuh Wenger itu tidak mampu memberikan pesta pada laga tersebut di kandang sendiri.