Arsenal Bayangi City Di Puncak Klasemen

arsenal

Pasukan meriam London atau yang biasa dikenal dengan nama Aresenal, terus membayangi pasukan Manchester City pada puncak klasemen sementara. Kubu meriam London berhasil menang dengan skor cukup meyakinkan yakni 1-4 melawan Sunderland.

Meski bermain dikandang musuh ternyata tidak mebuat permainan Arsenal menjadi berubah. Anak asuh Arsene Wenger itu memainkan bola-bola cepat ciri khas mereka. Operan pendek dan terukur mampu dimainkan dengan cantik oleh jendral lapangan tengah mereka Mesut Ozil.

Masuk di pekan ke-10 Liga Inggris ini ternyata Arsenal masih cukup konsisten dalam menjaga gaya permainannya. Meskipun begitu, meriam London selalu saja kesulitan jika sudah memasukan paruh musim. Melawan Sunderland menjadi sebuah kesempatan besar untuk meraih poin maksimal.

Gol tim tamu berhasil di cetak oleh Alexis Sanchez dengan dua golnya dan Olivier Giroud yang memborong dua gol. Sedangkan tim tuan rumah hanya mampu memperkecil kekalahan lewat satu-satunya gol melalui Jermian Defoe dari titik putih pinalti.

Kemenangan manis ini membuat pasukan meriam London tak tergoyahkan di posisi ke-2 pada klasemen dan terus memberikan ancaman-ancaman kepada Manchester City. Anak asuh Arsene Wenger itu hanya tinggal menunggu terpelesetnya pasukan Guardiola pada laga yang akan datang.

Memiliki perolehan poin sama yakni 23 dari 10 kali pertandingan yang sudah berlangsung benar-benar membuat posisi lima besar semakin menegangkan. Dibawah Arsenal ada Liverpool yang juga memiliki poin sama yaitu 23. Ini akan menjadi musim yang ketat untuk memperebutkan posisi teratas pada klasemen sementara Liga Inggris.

Hasil Memuaskan

arsene-wenger

Arsenal meraih banyak kemenangan dengan skor yang cukup besar dan itu sangat bagus sekali ketika sebuah tim memiliki poin sama dengan pemuncak klasemen. Kemenangan pasukan meriam London ini memberikan hasil yang memuaskan kepada jajaran dan rekan-rekan Arsene Wenger.

Suporter begitu yakinnya bahwa tim kesayangannya itu akan mendapatkan juara Liga Inggris pada musim ini jika gaya permainan dan performa tim terus stabil sampai laga terakhir. Menurut mereka kekuatan Arsenal sudah cukup ideal untuk bisa mendapatkan gelar pada musim ini, bahkan bisa mendapatkan dua gelar sekaligus.

“Tim ini telah menunjukkan kelasnya kepada suporter dan apa yang sudah kami raih sampai saat ini adalah untuk mereka (suporter) yang selalu memberikan semangat kepada kami agar bisa memberikan kemenangan dan gelar juara. Saya sangat bersyukur bisa memiliki suporter seperti ini,” jelas Wenger yang memuji kedewasaan para suporter dalam melihat performa anak asunhnya.

Ozil Pengatur Serangan Berbahaya

mesut-ozil

Gelandang serang berpaspor Jerman, Mesut Ozil merupakan pemain tengah dengan naluri menyerang yang sangat baik sekali. Kemampuannya mengolah si kulit bundar, membaca permaianan dan kreativitas dalam melakukan serangan menjadi kreator utama kubu Arsenal ketika melakoni setiap pertandingan.

Ozil memang cukup berbahaya jika dibiarkan terus berkembang menguasai jalannya laga. Ia akan terus melakukan tekanan-tekanan kepada tim lawan dengan cara yang kreatif. Kemampuannya menunda pergerakan bola dan melakukan serangan dengan umpan terukur menjadi keahliannya dibawah arahan Arsene Wenger.

“Dia adalah jenderal lapangan tengah kami. Pemain seperti ini sangat jarang ada di dunia sepakbola. Dirinya mampu mengetahui kapan harus menunda serangan dan kapan harus melakukan serangan dengan cepat. Saya sangat menyukai cara ia (Ozil) bermain dan memainkan perannya di lini tengah,” ujar Wenger.

Kemenangan 1-4 saat melawan Sunderland tidak lepas dari kreator serangan Ozil di lapangan. Beberapa kali pemain berusia 28 tahun itu mampu mengecoh lawannya dengan pergerakan-pergerakan cantik. Ditambah umpan-umpan terobasan yang sangat memanjakan para penyerang di depan akan membuahkan peluang emas bagi Arsenal.

Blind : Kami Harusnya Bisa Menang

jose-mourinho

Apalagi yang harus dikatakan oleh skuad Manchester United saat menjamu tim yang terglong dibawah mereka yaitu Burnley pada laga ke-10 Liga Inggris beberapa hari lalu. MU sejatinya sangat membutuhkan kemenangan demi meraih tambahan tiga poin dan merangkak naik ke posisi atas klasemen sementara. Tapi anak asuh Jose Mourinho tidak mampu memberikan tambahan tiga poin pada laga kali itu karena hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Kegagalan setan merah (Julukan Manchester United) dalam memenangkan laga membuat beberapa dari skuad tersebut merasa frustasi. Serangan telah mengalir bergitu deras ke kubu pertahanan Burnley, tapi skor kacamata berakhir sampai laga berakhir. Jose Mourinho telah memberikan segalanya kepada Man United pada laga itu, strategi dan instruksinya benar-benar di terapkan dengan baik oleh anak asuhnya tersebut, hingga mengurung habis pertahanan tim tami.

Pertahanan Manchester United terbilang cukup santai, Daley Blind yang dipasang sebagai pemain bertahan menggantikan Eric Bailly yang cedera saat melawan Chelsea beberapa hari lalu. Penampilan pemain bertahan MU bermain cukup rapih dan disipilin. Sesekali Blind membantu serangan  dan dengan cepat ia melakukan pertahanan kembali ketika timnya kehilangan penguasaan bola.

Setan merah sebenarnya menciptakan banyak sekali peluang dan tendangan yang mengarah ke gawang. Namun sangat disayangkan sekali, tidak ada satupun peluang yang bisa mengubah papan skor pada pertandingan tersebut. Blind cukup menyesalkan atas hasil imbang ini, ia sangat kecewa karena timnya itu terlalu sering membuang peluang besar dan menyia-nyiakannya.

Menurutnya permainan MU kali ini mampu menghibur banyak penggemar dan seharusnya kami layak menang tapi sekali lagi, pemain berambut gondrong itu merasa kecewa karena tidak ada gol satupun tercipta dari sekian banyak peluang. Jose Mourinho selalu memberikan instruksi untuk terus menakan sampai terciptanya gol, dan itu sudah dilakukan oleh para gelandang MU.

“Kekuatan tim kami seharusnya bisa memberikan kemenangan atas laga tadi, penguasaan bola sepenuhnya telah kami kendalikan. Tapi sayan sangat menyesalkan rekan-rekan saya yang berada di depan terlalu banyak membuang peluang dan menyia-nyiakannya,” jelas Blind dengan rasa kecewanya seusai laga.

Ibra Paceklik Gol

ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic satu-satunya penyerang andalah Jose Mourinho dalam menggedor jala lawan ternyata harus berpuasa dari gol-golnya. Pemain bertubuh jangkung dan memiliki keunggulan pada tendangannya yang keras dan sundulan kepalanya ini tidak bisa berbuat banyak di depan gawan Burnley.

Begitu banyak peluang yang ia dapat namun tidak satupun bisa menjadi sebuah gol, membuat pada pendukung The Red Devils merasa heran. Sebagian suporter bahkan memberikan saran kepada Jose Mourinho untuk memainkan Wayne Rooney, tapi sang pelatih masih memberikan Ibra kepercayaan dalam menyelesaikan laga tersebut.

Melawan Burnley, sebenarnya ibrahimovic tidak tampil buruk, hanya saja penyelesaian yang buruk membuat dirinya menjadi frustasi dan itu terlihat pada raut wajah mukanya pada saat laga sedang berlangsung.

Komentar Mourinho

mu-vs-burnley

Bukan Mourinho namanya jika tidak memberikan komentar-komentar pedasnya dalam setiap laga. Pelatih dengan julukan The Special One itu merasa kesal atas jalannya laga tersebut.

Ia merasa di kerjai oleh wasit yang memimpinnya jalannya pertandingan. Seharusnya MU bisa mendapatkan dua pinalti ketika beberapa kali tendangan di dalam kotak pinalti membentur tangan pemain bertahan tim tamu.

“Saya merasa kesal dengan laga ini, wasit sepertinya tidak ingin kami menang dan meraih tiga angka. Seharusnya kami bisa mendapatkan dua kali tendangan pinalti tapi itu semua menjadi sia-sia ketika keputusan wasit tidak adil kepada tim ini,”

Menurut Mourinho, MU tidak sepatutnya mendapatkan hasil imbang. Permainan menyerang yang telah diterapkannya menjadikan pertahanan Burnley bulan-bulanan pada laga tersebut. “Ini adalah hari buruk dimana seharusnya menang tapi hanya mendapatkan hasil imbang. Ini semua diluar perkiraan kami tapi inilah sepakbola tidak ada yang pasti meskipun pertandingan sepenuhnya milik kami,” jelas Mourinho.

Leicester Menang Di Kandang Sendiri

leicester-vs-crystal-palace

Hasil pertandingan pekan kemarin antara Leicester City kontra Crystal Palace berakhir untuk kemenangan tuan rumah Leicester. Skor yang meyakinkan, yaitu 3-1 akan menjadi modal penyemangat anak asuh Ranieri tersebut dalam menlakoni laga-laga lainnya. Bermain di depan pendukungnya sendiri, The Foxes mampu tampil sebagai pemenang dan sekaligus berhasil mengantongi poin penuh pada laga tersebut.

Kemenangan indah dan sangat berarti bagi Vardy CS, karena dalam beberapa pekan ini, juara bertahan Liga Inggris itu harus jatuh bangun dalam meraih kemenangan. Performa serta permainan yang menurun menjadi tugas berat bagi Ranieri. Melawan Crystal Palace adalah momen tepat untuk mendapatkan kemenangan guna memperbaiki posisi mereka pada klasemen sementara.

Penyerang berkewarga negaraan Nigeria, Ahmed Musa menjadi pembuka gol bagi tuan rumah. Di menit ke-42 pemain depan berusia 24 tahun tersebut mampu melesakkan bola ke gawang tim tamu. Gol pembuka seolah-olah telah membakar semangat para anak asuh Ranieri. Tekanan dari para pendukung yang menginginkan klub mereka memperbaiki posisinya di klasemen itu membuat Vardy dan kawan-kawan harus ekstra keras untuk meraih tiga poin.

Shinji Okazaki Tampil Merepotkan

shinji-okazaki

The Foxes patut berterimakasih kepada penyerang berpaspor Jepang, yakni Shinji Okazaki. Di pasang sebagai gelandang serang, meskipun posisi sebenarnya adalah seorang penyerang. Ranieri menempatkan pemain tersebut tepat berada di belakang Ahmed Musa. Permainan Okazaki benar-benar memberikan dampak positif bagi rekan-rekannya pada saat laga berlangsung.

Seperti tidak mengenal rasa lelah, dirinya itu terus berlari dan selalu berusaha menempatkan posisi yang membuat perhatian para pemain bertahan Crystal Palace menjadi terpecah. Menit ke-63 Okazaki benari-benar mencetakkan namanya di papan skor. Keunggulan sementara ini menjadi permainan tim tamu semakin tidak berkembang dan praktis hanya bisa bertahan.

Ranieri memberikan instruksi untuk terus melakukan serangan-serangan. Okazaki menjadi kreator serangan yang sangat berbahaya pada laga tersebut. Beberapa kali dirinya memberikan umpan-umpan matan dan terukur namun penyelesaian Vardy masih kurang bagus, sehingga gagal dalam mencetak gol.

Pelatih Leicester, Alan pardew harus berfikir untuk bisa menyerang sang juara bertahan. Bermain bertahan dan sudah tertinggal dua gol, Crystal Palace semakin terpuruk pada laga tersebut. Ranieri mencoba untuk mengendurkan serangan, tapi semua itu justru membuat permainannya menjadi tidak berkembang.

Sekali lagi melalui serangan balik cepat yang dilakukan anak-anak tuan rumah membuat skuad Alan pardew semakin terpuruk. Kali ini gol Leicester di sumbang oleh Christian Fuchs. Posisinya seorang pemain bertahan tapi mampu mencetak gol melalui serangan balik cepat. Menit ke-85 dirinya itu telah mengubah papan skor menjadi 3-0 untuk keunggulan sementara tuan rumah.

Tidak ada jalan lain untuk Crystal Palace untuk bermain menyerang jika tidak ingin dipermalukan. Selang 5 menit dari gol ketiga, Cabaye berhasil memperkecil kekalahan menjadi 3-1. Sampai babak kedua berakhir, satu-satunya gol hiburan untuk tim tamu tidak bertambah.

Menjaga Performa Kemenangan

ranieri

Seusai laga, Ranieri melakukan sesi jumpa pers. Dirinya terlihat sangat puas dengan hasil yang didapat. Menang 3-1 adalah modal bagus agar skuadnya bisa mengakhiri hari-hari buruk sepanjang beberapa pekan. Sebagai juara bertahan tidak seharusnya berada di posisi papan tengah dan jauh dari tangga juara.

“Saya senang dan cukup puas dengan apa yang mereka lakukan di lapangan tadi. Permainan menarik telah kami peragakan sepanjang pertandingan. Hanya saja tuga kami sekarang adalah menjaga performa kemenangan ini agar bisa selalu dekat dengan kami,” jelas Ranieri kepada media olahraga di Inggris.

Kemenangan ini di persembahkannya untuk para pendukung The Foxes karena telah setia kepada tim meskipun saat ini sedang tidak bagus keadaannya.  Setelah menjuarai Liga Inggris, anak asuh Ranieri tampak selalu kesulitan dalam meraih setiap tiga poin.

Main Di Kandang, Spurs Yakin Menang versus Leicester

mauricio-pochettino

Tottenham Hotspurs akan melakoni jadwal Liga Inggris pekan ke-10 pada minggu ini. Melawan juara bertahan, Leicester City pada tanggal 29/10/20016 nampaknya tidak membuat nyali pasukan Mauricio Pochettino menjadi ciut. Bermain di kandang sendiri menjadikan kemenangan target utama mereka.

Demi menyodok peringkat klasemen mereka di Liga Inggris, kemenangan adalah mutlak harus bisa diraih pada laga tersebut. Kekuatan kedua tim ini bisa dikategorikan cukup imbang, hanya saja, Spurs memiliki nama besar dan sejarah yang panjang dalam pergelutannya di kancah Premier Lieague.

Pelatih Spurs menargetkan kemenangan meskipun yang dihadapinya adalah klub juara bertahan. Menerapkan formasi dengan pola penyerangan dari kedua sayap bisa menjadi pilihan bagus bagi pleatih kelahiran tahun 1972 itu. Selama ini permainan Tottenham cukup bagus dan terbilang stabil jika dibandingkan dengan lawan mereka nanti.

Kekuatan Tottenham Spurs

tottenham-spurs

Lini belakang tim yang berada di Kota London ini terbilang cukup solid dan kerap kali bermain dengan disiplin tinggi. Tidak heran pelati mereka menaruh harapan besar pada laga kali ini agar bisa mendapatkan tiga poin. Mauricio Pochettino sangat yakin anak asuhnya bisa mengatasi gaya permainan pasukan Ranieri.

Kualitas lini tengah tuan rumah juga bisa menjadi andalan Tottenham Spurs dalam melakukan pergerakan-pergerakan berbahaya guna memberikan tekanan besar kepada pertahanan tim tamu nanti. Gelandang serang Delle Ali dengan usianya yang masih cukup muda yaitu 20 tahun, akan memiliki tenaga lebih dalam berduel menjaga areanya.

“Setiap laga di musim ini, para gelandang kami selalu bermain sebagaimana mestinya dan itu bagus untuk memberikan tekanan-tekanan kepada musuh. Saya sangat mengharapkan gelandang serang serta para pemain bertahan bisa memberikan kontribusinya pada laga di pekan ke-10 ini,” tegas Pochettino.

Gelandang Energik

Beberapa media lokal di Inggris ternyata lebih mengunggulkan pasukan London itu ketimbang Leicester. Melihat dari sejarah dan performanya, Spurs lebih meyakinkan daripada tim tamu. Kemenangan akan membuat anak asuh Pochettino mendapatkan kepercayaan diri lebih dan apalagi jika mereka bisa merangsek naik peringkat pada klasemen sementara Liga Inggris.

Pemain lini tengah Tottenham terbilang cukup energik baik itu dalam penguasaan bola dan duel satu lawan satu. “Gelandang tim ini selalu tampil dengan sangat mengesankan dan itu sangat dibutuhkan lagi pada laga minggu ini,” jelas pelatih mereka. Formasi dan strategi yang akan di terapkan pada laga nanti, ia menjelaskan belum ada latihan khusus untuk melakoni sang juara bertahan.

Dalam sesi latihan, beberapa dari mereka terlihat cukup santai menjalaninya. “Kualitas pemain kami berada diatas satu tingkat dengan mereka, karena itulah rekan-rekan saya sangat yakin bisa memenangkannya. Tapi kami juga harus mewaspadai serangan-serangan balik mereka,” tandas penyerang andalan Spurs, Vincent Janssen.

Waspadai Kejutan

danny-rose

Belajar dari laga Chelsea melawan Manchester United, sepertinya pelatih Spurs tidak boleh lengah pada setiap menitnya. Kejutan-kejutan seperti gol cepat pada laga bigmatch The Blues dan MU beberapa hari lalu menjadi pelajaran penting bagi anak-anak London.

Pemain bertahan Danny Rose sudah mewanti-wanti rekannya agar tidak mendapatkan kejutan pada menit-menit rawan awal babak pertama dan akhir-akhir babak kedua. Disiplin dan tidak melakukan kesalahan mendasar adalah kunci dari kemenangan pada laga melawan Leicester City nanti, menurutnya.

“Sebagai pemain bertahan, sudah tugas saya menjaga area kotak pinalti dari para pemain Leicester. Saya mengharapkan pertahanan kami akan kembali bermain disiplin agar tidak kehilangan tiga angka. Saya rasa gol cepat yang dilakukan Chelsea ke gawang De Gea bisa menjadi pelajaran kami semua,” tandas Danny Rose yang mengimbau kepada rekan-rekannya.

Conte : Lupakan Kemenangan Besar, Fokus Lawan Southampton

chelsea

Jadwal Liga Inggris pekan ini memasuki laga ke-10. Dalam babak ini beberapa media menyoroti salah satu klub dari kota London yaitu Chelsea. Kemenangan besar mereka atas Manchester United telah menjadi banyak pembicaraan baik di media maupun pada sosial media. Meski memenangkan dengan angka cukup telak, the blues diminta untuk fokus dalam menjalani laga berikutnya melawan Southampton.

Kemenangan besar memang berhasil di dapat oleh pasukan Antonio Conte, tapi terpenting sekarang adalah menjaga tim pada jalur kemenangan hingga bisa meraih gelar tropi Liga Inggris. Melawan Southampton, bukanlah perkara menang atau kalah tapi apabila Diego Costa dan kawan-kawan berhasil mencetak banyak gol, hal tersebut akan memberikan tekanan pada pemuncak klasemen Manchester City dan Arsenal yang posisinya berada diatas mereka.

Jadwal Liga Inggris pada pekan ke-10 ini memang tidak ada pertarungan yang cukup seru, tapi lima tim yang berada di posisi lima besar wajib memberikan poin penuh jika tidak ingin posisinya terdepak dari ketatnya persaingan tangga juara. “Saya menginstruksikan kepada tim agar melupakan kemenangan indah itu dan menatap laga berikutnya dengan kemenangan besar lagi,” jelas Antonio Conte.

Chelsea memang di tuntut agar bisa menjaga kualitas permainannya. Strategi baru dan formasi yang baru juga, terbukti berhasil merubah gaya permaianan Fabregas CS di lapangan. Bermain di kandang Southampton, Stadion St Marry’s tidak akan membuat anak asuh Conte bisa bermain leluasa. Dukungan para suporter tuan rumah akan membuat nyali the blues menjadi ciut saat memasuki lapangan nanti.

“Bermain di kandang mereka, saya tidak ingin kehilangan tiga poin. Kami sadar performa tim sedang beranjak naik oleh karena itulah sebisa mungkin rekan-rekan akan menjaga kesetabilan performa saat bermain di Southampton nanti,” tandas Fabregas. Laga ini akan berlangsung pada tanggal 30-10-2016.

Hazard Optimis Menang Di Stadion St Marry’s

eden-hazard

Pemain Chelsea Eden Hazard merasa yakin timnya akan memetik kemenangan saat bertandang ke Stadion St Marry’s, kandang Southampton. Meskin bertindak sebagi tim tamu ternyata tidak membuat tasa optimis pemain tersebut menjadi menurun. Menurtnya, setiap pemain profesional yang inginkan gelar juara harus memiliki kemauan untuk menang yang kuat.

Gelandang serang yang menjadi inspirator serangan the blues ini selalu memberikan rekan-rekannya semangat pada setiap pertandingan. Bersama Faberegas di lini tengah, ia selalu memberikan peluang gol terhadap timnya itu. Umurnya yang terbilang muda, yakni 25 tahun membuat dia memiliki kecepatan dalam bergerak, sehingga pemain bertahan akan sulit membaca ara gereakannya.

“Jika saya berhasil membawa tim ini memenangkan laga nanti, maka itu merupakan kemenangan indah untuk tim yang saya bela ini. Kami akan selelau memberikan tekanan pada pemuncak klasemen,” jelas Hazard dengan rasa optimisnya bisa memenangkan laga nanti.

Formasi Baru Conte

antonio-conte

Pelatih asal Italia, Antonio Conte sepertinya telah menemukan formasi dan strategi yang tepat untuk di pakai oleh Fabregas dan kawan-kawan. Diego Costa tidak lagi dipasang sebagai penyerang sayap, melainkan menjadi penyerang tunggal yang akan di tompang oleh para gelandang lincah, cepat dan memiliki daya jelajah cukup bagus.

Formasi baru yang di pakai saat membantai Man United terbilang berhasil. Kekuatan pasukan Conte saat ini terbilang merata mulai dari pertahanan sampai lini depan. Dengan kekuatan seperti ini, rasanya tidak akan cukup mudah bagi Chelsea untuk bisa memenangkan laga meski bermain di kandang Southampton.

“Saya yakin kita akan mendapatkan kemenangan lagi saat melawan Southampton. Kekuatan kami cukup menyeramkan dengan strategi baru yang akan kami terapkan, pastinya bisa membuat tiga poin dan menggeser puncak klasemen,” jelas Conte. Kemampuan mantan pelatih timnas Italia itu memang tida bisa diragukan lagi, ia cukup cakap dalam mengutak-atik strategi dan formasi.

Main Di Emirates Arsenal Di Tahan Imbang

arsene-wenger

Pasukan meriam London, Arsenal hanya mampu bermain imbang dengan skor kacamata melawan Middlesbrough. Meski bermain di Stadion Emirates, klub yang diasuh oleh Arsene Wenger itu tidak mampu berbicara banyak pada babak ke-9 Liga Inggris beberapa hari lalu.

Bernafsu bisa menang dalam laga tersebut demi menyodok posisi atas dan menggeser City pada klasemen ternyata tidak sesuai harapan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh tuan rumah. Kotak pinalti Middlesbrough menjadi ajang para pasukan meriam London tersebut dalam memborbardir tim tamu.

Dukungan penuh dan sorak-sorak pendukung Arsenal tidak ada henti-hentinya memberikan nyanyian-nyanyian memberi semangat.Kualitas pemain diatas rata-rata yang dimiliki The Gunners ternyata tidak bisa memberikan kemenangan pada laga tersebut.

Bermain setengah lapangan, pasukan Arsene Wenger tidak ada hentinya memberikan tekanan terus menerus terhadap lini pertahana tim tamu.

Memberikan serangan yang mengalir dari segala lini harus kandas beberapa kali dari rapatnya dan disiplinnya para pasukan The Boro (julukan Middlesbrough).

Cara Bermain Arsenal

arsenal-vs-middlesbrough

Hasil imbang tanpa gol yang dilakoni oleh Arsenal telah membuat pelatih mereka merasa kecewa. Gaya permainan dengan umpan-umpan pendek terukur dan cepat ternyata belum bisa memberikan hasil maksimal.

Wenger merasakan kekecewaan karena cara bermain serta strategi yang di terapkan tidak juga membuahkan gol barang satupun hingga pluit babak kedua berakhir.

“Hari ini rekan-rekan di lapangan sedang tidak beruntung. Strategi dan cara mereka bermain sudah sangat bagus tapi tidak ada satupun peluang yang berbuah menjadi gol, untuk kemenangan kami,” kata Wenger memberikan penjelasan kepada media lokal. Rasa kecewanya melihat anak asuhnya itu tidak bisa memberikan satu gol pun, membuat dirinya merasa heran.

Arsenal mengendalikan jalannya pertandingan semenjak pluit babak pertama dibunyikan sampai berakhirnya babak ke-2.

sanchez

Para gelandang pasukan meriam London dengan nyamannya melakukan pergerakan mulai dari lini tengah hingga ke kotak Pinal. Ozil, Walcot, Iwobi dan Sanchez sering membuang banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol untuk memastikan puncak klasemen Liga Inggris.

“Pemain kami selalu memberikan tekanan sepanjangan pertandingan, tapi tidak satupun gol tercipta. Kesalahan terletak pada kami, kurang efiesiennya dalam melakukan penyelesaian menjadi pekerjaan rumah yang harus diperbaiki. Dia (Ozil) terlalu sering memaksakan bermain individu dan Sanchez juga terlalu sering kalah ketika berduel dengan pemain belakang mereka,” jelas Wenger.

Gagal Kudeta City

Arsene Wenger bukan hanya kecewa dengan hasil pertandingan, tapi dirinya juga merasa kesal karena The Gunners juga gagal melakukan kudeta terhadap Man City. Seharusnya jika saja pada laga tersebut, pasukan meriam London bisa meraih tiga poin maka posisi pucuk bisa mereka ambil alih.

“Saya kecewa dengan hasil ini, visi dan misi kita sudah sepakat untuk melengserkan pemuncak klasemen tapi inilah sepakbola tidak tahu kapa anda akan bermain bagus dan menang,” jelas sang pelatih.

Pemain yang di dominasi oleh para pemain muda telah memberikan tenga lebih pada setiap serangan. Arsenal tidak bisa memanfaatkan peluang dan selalu memberikan penyelesaian akhir yang berujung sia-sia.

Melawan Middlesbrough seharusnya bisa menjadi ajang The Gunners dalam meraih tiga poin, tapi sangat disayangkan anak asuh Wenger itu tidak mampu memberikan pesta pada laga tersebut di kandang sendiri.

Liga Inggris : 5 Besar Klasemen Hanya Terpaut Satu Angka

liga-inggris

Pekan ke-9 pada jadwal Liga Inggris sudah berakhir. Banyak kejutan pada pekan tersebut. Ketatnya persaingan memperebutkan puncak pada klasemen sementara Liga Inggris membuat liga ini menjadi perhatian media olaharga di berbagai negara. Lima besar di klasemen hanya terpaut satu angka.

Liga Inggris memang terkenal paling ketat dalam persaingan antar klubya. Tidak heran kenapa tim-tim di negeri Elizabeth itu mau menggelontorkan dana besar hanya untuk membeli sejumlah pemain ternama di dunia. Sepert Manchester City, Chelsea, Aresenal dan Manchester United berani mengeluarkan dana hingga triliunan agar bisa membuat klubnya itu menjadi juara.

Belanja pemain di Inggris terbilang paling boros, hal tersebut tidak lepas dengan adanya pemilik-pemilik klub yang memiliki dana besar. Berani mengeluarkan dana besar untuk membelanjakan pemain, membuat kompetisi Liga Inggris menjadi sangat ketat sekali. Lima besar di klasemen sementara dengan perolehan poin yang ketat menunjukkan betapa sengitnya liga tersebut.

Pasukan Pep Guardiola, Manchester City masih betahan di posisi puncak klasemen dengan mengumpulkan poin 20. Meskipun berada di pucuk klasemen, tidak serta merta Sergio Aguero CS bisa merasa tenang. Poin mereka sama dengan Arsenal dan Liverpool yang memiliki 20 poin.

Bukan hanya itu saja, jika City tidak waspada dan lengah sedikit saja, bisa jadi akan terlempar ke posisi lima pada klasemen jika sampai kalah. Keadaan yang sulit ini memang harus menjadi perhatian bagi Guardiola jika tidak ingin tim yang diasuhnya terlempar keluar lima besar. Chelsea dan Tottenham berada di posisi tiga dan empat dengan raihan poin sama-sama 19.

Melihat keadaan klasemen yang begitu ketat, bisa dipastikan jika ada salah satu tim dari lima besar tersebut ada yang tersandung maka akan terlempar dari posisi lima besar. Pasukan Antonio Conte yang baru saja berhasil menchancurkan MU di kandang sendiri siap memberikan teror kepada pemuncak klasemen.

City Gagal Menjauh Dari Kejaran Arsenal

manchester-city

Manchester City yang saat ini menjadi pemuncak klasemen sedang bernasib tidak bagus. Bermain di kandang sendiri ternyata tidak bisa menolong tim besutan Guardiola untuk meraih tiga poin.

Ditahan imbang oleh tim tamu Southampton dengan skor 1-1 membuat posisinya di klasemen semakin tidak bagus. Beruntungnya Arsenal juga bermain imbang melawan Middlesbrough dengan skor kacamata 0-0.

Guardiola dinilai harus bisa lebih mengembangkan permainan menyerang dan bertahan dengan baik jika ingin menjaga posisi klub di klasemen sementara Liga Inggris. Melawan Southampton pada pekan ke-9 terlihat beberapa kali pertahanan mereka sering melakukan kesalahan-kesalahan fatal, termasuk satu gol Southampton yang berawal dari kesalahan pasukan Guardiola.

Guardiola Akui Liga Inggris Paling Sulit

pep-guardiola

Pelatih City, Pep Guardiola adalah seorang pelatih hebat. Bersama Barcelona dan Bayern Munchen, dirinya telah berhasil memberikan banyak gelar serta gaya permainan menyerang yang luar biaa. Kini bersama Man City, ia di tuntut untuk bisa memberikan gelar juara Liga Inggris musim ini.

Meskipun telah sukses di berbagai tim sepertinya tidak membuat dirinya menjadi lebih mudah dalam melakoni debutnya melatih City. “Liga Inggris cukup sulit karena banyak terdapat pemain hebat pada masing-masing klub,” jelas Guardiola.

“Perlu sebuah strategi dan formasi yang hebat agar bisa memberikan kemenangan pada sebuah tim di Inggris. Liga ini memang benar-benar banyak menguras pikiran saya,” tandas mantan pelatih Barca dan Munchen itu.

MU Kelelahan Jelang Lawan Chelsea

jose-mourinho

Manchester United baru saja kembali pada jalur kemenangan. Percaya diri mereka semakin membaik usai mengalahkan Fenerbahce pada lanjutan Liga Eurapa dengan skor sangat meyakinkan yaitu 4-1.

Pasukan Jose Mourinho memang membutuhkan kemenangan agar mampu mengembalikan semangat dan percaya diri anak asuhnya itu. Kerja keras MU harus ditambah ketika pekan ini setan merah harus siap menghadapi tim kuat Chelsea dalam lanjuta Liga Inggris.

Ujian berat bagi pelatih United, Jose Mourinho dalam menjalani laga-laganya di Liga Inggris. Setelah pekan lalu harus berjibaku bertandang ke Anfield, pekan ini ia di tuntut minimal meraih satu poin saat mengadapi pasukan Antonio Conte di Old Trafford.

Meskipun MU bermain di rumah sendiri tapi banyak prediksi media lokal Inggris tidak akan mudah mendapatkan poin melawan tamunya itu.

Bukan hanya faktor lawan yang tangguh saja menjadi alasan MU hanya mentargetkan satu poin. Kondisi kelelahan fisik para pemainnya juga menjadi faktor Jose Mourinho hanya bisa menargetkan satu poin untuk pekan depan. Sebelumnya Zlatan Ibrahimovic sengaja disimpan oleh setan merah agar bisa menyimpan tenaga saat menjamu lawan kuat Fabregas CS.

“Ini adalah minggu-minggu yang sangat melelahkan bagi kami. Setelah melawan Liverpool kami harus bermain di Liga Europa dan kini lawan berat kami (Chelsea) akan menjadi lawan merpotkan,” Jelas Mourinho. Kekhawatiran pelatih berdarah Portugal itu sangat beralasan jelang melawan The Blues.

“Sebagai pemain profesional, kami akan memberikan apa yang kami bisa. Siapapun lawan yang akan dihadapi nanti semuanya akan diserahkan kepada pelatih untuk mengatur siapa-siapa yang akan dimainkan,” tansa Pogba setelah ditanya kepada media mengenai perkiraan pemain yang akan diturunkan pada saat laga melawan Chelsea.

MU Yakin Menang

manchester-united

Meskipun menargetkan hanya meraih satu poin pada laga nanti, ternyata pelatih setan merah memiliki semangat untuk menang pada saat menjamu Chelsea. Kekuatan Manchester United dinilai sudah kembali dan bersiap pada jalur kemenangan.

Keyakinan Mourinho menghadapi mantan klubnya itu semakin tinggi setelah melihat performa anak asuhnya ketika membantai klub asal Turki, Fenerbahce. “Kemarin adalah kekuatan kami yang sesungguhnya, semua pemain menampilkan kualitas luar biasa dan saya yakin jalur kemenangan akan berada di MU,” menurtu Mourinho dengan rasa yakinnya itu.

Zlatan ibrahimovic telah di istirahatkan saat menjalani laga Liga Europa dan itu menjadi rotasi yang sangat bagus bagi Man United. “Saya telah melakukan rotasi pemain untuk menghadapi laga berat pada pekan ini,” jelas pelatih yang memiliki julukan The Spesial One tersebut.

Bermain Menyerang

Jose Mourinho sempat mendapatkan beberapa kritikan ketika menghadapi Liverpool beberapa hari lalu. Dirinya dinilai bermain aman dan hanya mampu bertahan disepanjang babak kedua. Melawan pasukan Conte, ia pun berjanju akan memperbaiki strategi dan pola permainannya.

manchester-vs-chelsea

“Melawan mereka (Chelsea) tentunya berbeda seperti saat bertemu Liverpool. Setiap lawan yang kami hadapi akan menggunakan banyak strategis dan pemain sudah terbiasa dengan itu. Jadi tidak ada masalah bermain bertahan atau menyerang,” jelas Mourinho saat menanggapi kritikan

The Blues sendiri dikabarkan tidak akan bermain bertahan karena mereka sangat membutuhkan poin penuh untuk mengamankan posisi mereka pada klasemen Liga Inggris. Meskipun pelati Conte mengakui kehebatan setan merah dan harus bermain di Old Trafford, ia enggan melakukan strategi bertahan seperti ‘parkir bus’ di dalam kotak pinalti.

Klasemen : Arsenal Tempel Ketat City

arsenal

Persaingan untuk merebut posisi atas pada klasemen Liga Inggris semakin seru, Dua tim besar bersaing ingin menjadi ‘raja’ di Primer League. Pemuncak klasemen sementara, Manchester City sedang tidak aman posisinya. Arsenal menempel ketat dibawahnya dengan raihan poin sama yaitu 19 dari 6 kali meraih poin penuh, 1 kali imbang dan hanya menelan sekali kekalahan.

Semenjak bergulirnya musim tahun ini, pasukan The Gunners mampu memberikan kesan bagus pada setiap laga yang dimainkannya. Semenjak menghajar Chelsea dengan skor telak 3-0 di Stadion Emirates beberapa pekan lalu, penampilan anak asuh Arsene Wanger ini mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi sekali.

Performa penampilan meriam London itu mampu memberikan tontonan menarik pada setiap laga yang dimainkannya. Kekuatan disetiap sektor mampu dimaksimalkan dengan baik oleh sang pelatih. Wanger, cukup berbangga karena bisa memberikan kualitas permainan menjanjikan, meskipun materi pemain mereka bisa dibilang adalah anak muda. Daya juang yang tinggi dan penerapan strategi dinilai menjadi salah satu kelebihan tim tersebut pada musim ini.

“Momentum ini harus dijaga dengan baik, karena kami memiliki kebiasaan buruk. Tim akan merasa berat untuk menang ketika memasuki pertengahan musim. Tapi klub ini telah belajar dari musim-musim lalu soal melorotnya performa diakhir kompetisi,” jelas Wanger yang menyikapi naiknya performa klubnya tersebut.

Pelatih dengan julukan The Professor itu memberikan pernyataan kepada media olaharga lokal bahwa dirinya siap mempersembahkan gelar juara Liga Inggris pada musim ini. Dari pernyataan tersebu merupakan ancaman serius bagi pasukan Citizens. Guardiola memang mampu memberikan perubahan pada segi permainan City, tapi Liga Inggris merupakan kompetisi paling kompetitif di dunia dan itu seharusnya bisa disadari oleh mantan pelatih Barcelona itu.

Arsenal Tebar Ancaman Untuk Pemuncak Klasemen

Man City bisa dipastikan tidak akan nyaman duduk di posisi pertama pada klasemen sementara. Arsenal dengan kekuatan anak-anak mudanya akan selalu memberikan ancaman kepada mereka. Skuad yang tidak terlalu bagus jika dibandingkan dengan City ini mampu memberikan ancaman dan siap melakukan kudeta kepada anak asuh Guardiola.

arsene-wanger

Kekuatan The Gunners bisa dibilang cukup merata dari mulai penjaga gawang sampai lini depan mereka. Hebatnya The Professor mampu meracik strategi yang memadukan antara pemain muda dengan para juniornya. Banyak pemain berbakat terlahir dari sepakbola akedemi mereka dan kini siap menebarkan ancaman kepada City.

Menantikan Kesalahan City

Liga Inggris yang sudah memasuki pekan ke-9 akan membuat tiga besar pada klasemen akan semakin ketat persaingannya. Arsenal dan Tottenham memiliki peluang sama dalam menyingkirkan Man City dari pemuncak klasemen.

“Tim anak muda ini harus bisa memberikan kemenangan dari setiap laga yang akan dimainkan. Tottenham bisa saja mendepak kami dan City jika terpeleset pada pertandingan berikutnya,” pungkas Wanger.

Sejatinya Arsenal memang menunggu kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh City, tapi mereka juga harus menjaga jalur kemenangan jika tidak ingin posisinya diambil alih oleh peringkat ke-3 yaitu Tottenham Hotspurs.

Guardiola Tidak Nyaman Dengan Klasemen

manchester-city

Dalam pernyataannya kepada media, pelatih Manchester City itu mengatakan bahwa dirinya merasa terganggu dengan setiap ancaman-ancaman yang diberikan oleh Arsenal. “Berada di posisi pemuncak dengan poin sama, saya rasa itu sangat tidak bagus. Kami harus bisa memberikan kemenangan dengan banyak gol,” tandasnya.

Meskipun ancaman kian besar datang dari klub asal London, tapi Guardiola merasa jalannya liga masih sangat panjang dan semua posisi pada klasemen masih bisa berubah-ubah. “Ancaman memang selalu datang pada tim seperti kami, tapi musim ini masih sangat panjang. Setiap tim bisa saja merebut posisi pertama pada klasemen,” jelas pelatih berumur 45 tahun itu.

Ibra Janji Bikin Gol!

zlatan-ibrahimovic

Penyerang berambut gondrong dari Manchester United, Zlatan Ibrahimovic sempat mendapatkan kritik dari beberapa sumber di media olahraga Inggris. Kualitas dan harga pemain yang tergolong mahal itu dinyatakan sangat berbanding terbalik bila melihat penampilannya. Jarang mencetak gol menjadi banyak pertanyaan mengenai pemain kelahiran tahi 1981 itu.

Kekhawatiran fans setan merah mulai terlihat, pasalnya penyerang kesayangan mereka sedang mengalami paceklik gol. Melawan Liverpool beberapa hari yang lalu sangat terlihat kualitasnya cukup menurun. Kekuatan kaki dan kepalanya tidak setajam ketika dirinya bermain bersama PSG di Liga Prancis.

Kelelahan dalam menjalani setiap pertandingan berat di Liga Inggris bisa menjadi alasan bagus bagi dirinya menanggapi kritikan atas dirinya tersebut. Meskipun tampil dalam beberapa laga dengan nihil gol, permainannya tetap bisa membawa setan merah menciptakan peluang-peluang emas.

“Urusan mencetak gol bukanlah urusan yang harus dipikirkan, pribadi saya lebih mengutamakan keunggulan tim daripada harus mencetak gol. Tapi saya janji, selanjutnya akan buat gol untuk kemenangan tim ini,” ujar Zlatan Ibrahimovic. Dalam pernyataannya kepada media itu, ia memberikan janji bahwa akan memperbaiki performanya dan siap untuk menciptakan gol kemenangan bagi setan merah.

Kekuatan The Red Devils memang terletak pada lini tengah dan lini depan mereka. Hadirnya Paul Pogba dan semakin membaiknya penampilan Herrera membuat penyerang seperti Ibrahimovic hanya merasa tidak selalu menciptakan gol, karena pemain lini tengah MU saat ini memiliki peluang sama untuk mencetak gol sama seperti penyerang.

Gelandang serang kreatif dan memiliki naluri membuat gol ternyata cukup meringankan tugas dari seorang penyerang MU tersebut. Ia cukup membuka peluang dan semua pemain lini tengah berkesempatan mengubah papan skor serta memberikan kemenangan indah bagi Man United pada setiap laganya.

Janji manis yang diberikan oleh Ibra kepada timnya itu, akan membuat kekuatan dan rasa percaya diri setan merah semakin meningkat dalam menghadapi laga-laga berikutnya. Liga Inggris menjadi target utamanya dalam menjalani musim-musimnya bersama Man United. “saya katakan bahwa, esok dan seterusnya gol akan tercipta dari kaki atau kepalanya,” ujar Ibra dengan senyuman kecilnya.

Kemampuan Ibrahimovic

ibrahimovic-manchester-united

Pemain yang terkenal dengan kekuatan kakinya ini memiliki banyak kemampuan dalam mencetak gol. Tendangan kaki kanan dan kirinya sama bagusnya serta sama akuratnya. Kemampuan diatas rata-rata pada pemain tersebut mampu memberikan banyak gol jika dirinya mau.

Ketidak egoisan dirinya dalam menciptakan sebuah gol membuat rekan-rekannya di lapangan sangat mengerti kenapa ia jarang mencetak gol. Saat tampil melakoni sebuah laga sering terlihat, dirinya hanya memantul-mantulkan bola dan membuka peluang agar para pemain gelandang dapat merangsek ke kotak pinalti.

“Dia adalah pemain hebat. Tidak egois dan memiliki kemampuan sangat bagus. Saya sendiri sangat menyukai cara bermainnya karena selalu memudahkan kami dalam melakukan serangan,” jelas Paul Pogba.

Ibra Jadi Inspirasi Juniornya

ibrahimovic

Dalam sebuah tim pastinya memiliki beberapa pemain andalan mereka. United yang notabennya adalah klub besar serta memiliki cukup dana dalam membeli pemain mahal, ternyata lebih memilih mengembangkan pemain-pemain muda mereka.

Anak-anak muda yang di gembleng pada pendidikan sepakbola Manchester United, membuktikan pengemblengan mereka membuahkan hasil dan kini sudah dapat mengambil bibit unggul untuk di mainkan pada tim utama mereka.

Salah satu dari pemain muda itu adalah Rashford dan Lingard. Kedua pemain ini sangat mengahumi seniornya yaitu Zlatan Ibrahimovic. Menurutnya penyerang berbadan tinggi tersebut merupakan inspirasinya dalam bermain sepakbola.